Selasa, 08 September 2026

Materi Ajar, Selasa (8 September 2026) Mapel PJOK

Gerak nonlokomotor

Gerak nonlokomotor adalah gerakan tidak berpindah tempat 

Contoh gerak non-lokomotor yang dapat dilakukan adalah:

1. Menekuk
Membengkokkan bagian tubuh, seperti menekuk lutut atau siku.

2. Membungkuk
Menurunkan atau membengkokkan badan ke arah depan.

3. Memutar
Menggerakkan tubuh atau bagian tubuh secara berputar.

4. Mengayun
Menggerakkan tangan atau bagian tubuh ke depan-belakang atau ke kanan-kiri.Kombinasi Pola Gerak dalam Permainan

Gerak non-lokomotor dapat digabungkan menjadi sebuah rangkaian gerakan.

Contoh rangkaian:

Mendorong → menarik → menekuk → berdiri kembali.

Contoh lainnya:

Mengayun tangan → memutar badan → membungkuk → berdiri kembali.

Latihan hari ini mengerjakan di Buku LKS  31 -32


Tetap semangat mengerjakan di rumah ya nak

Materi Ajar, Selasa 8 September 2026 (Mapel Bahasa Indonesia)

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1 💖

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨



Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, dan Soal post test

💫Materi Bahasa Indonesia

1. Pengertian Cerita Pengalaman

Cerita pengalaman adalah cerita tentang kejadian yang pernah kita alami.
Contohnya:

  • Pergi ke sekolah.
  • Bermain bersama teman.
  • Membantu orang tua.
  • Jatuh saat bermain.
  • Kehilangan barang.

2. Mengenal Masalah dalam Cerita

Dalam sebuah cerita pengalaman, terkadang terdapat masalah yang dialami tokoh.

Contoh:
Budi lupa membawa pensil ke sekolah.
➡️ Masalahnya adalah Budi tidak membawa pensil.

3. Menentukan Penyebab Masalah

Kita perlu mencari tahu mengapa masalah itu terjadi.

Contoh:
Budi lupa membawa pensil karena tidak memeriksa isi tas sebelum berangkat sekolah.

4. Mencari Solusi

Solusi adalah cara untuk menyelesaikan masalah.

Contoh:

  • Masalah: Budi lupa membawa pensil.
  • Penyebab: Budi tidak memeriksa tas.
  • Solusi: Budi dapat meminjam pensil kepada teman dan mulai membiasakan diri memeriksa perlengkapan sekolah sebelum berangkat.

5. Langkah-Langkah Memecahkan Masalah

Saat mendengarkan atau membaca cerita pengalaman, kita dapat melakukan langkah berikut:

Dengarkan/Baca cerita → Temukan masalah → Cari penyebab → Pikirkan solusi → Pilih solusi yang baik.

6. Contoh Sederhana

Cerita:
Siti sedang bermain bersama teman. Ia tidak sengaja menjatuhkan mainan milik temannya hingga rusak.

Masalah:
Mainan teman Siti rusak.

Penyebab:
Siti tidak sengaja menjatuhkan mainan.

Solusi:
Siti meminta maaf dan membantu memperbaiki atau mengganti mainan tersebut.

💫 Evaluasi/ post test




💫Kesimpulan 
Memecahkan masalah berdasarkan cerita pengalaman berarti menemukan masalah dalam cerita, mengetahui penyebabnya, dan mencari cara yang baik untuk menyelesaikannya. Kita harus berani mengakui kesalahan, meminta maaf, membantu orang lain, dan memilih solusi yang baik.

Senin, 07 September 2026

Materi Ajar, Senin 7 September 2026 (Mapel Matematika)

💫IDENTITAS

Nama Guru : Langen Puspitawati, S. Pd.

Mapel: Matematika

Hari/ Tanggal: Senin/ 07 September 2026

Fase/Kelas: A/ 1

Materi: Mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.

Pertemuan ke: 1

💫CP:

Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan.

💫TP:

Melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan

Mindfull (Berkesadaran)    : 

Peserta didik dapat secara sadar mengidentifikasi dan merefleksikan dalam mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.

Meaningfull (Bermakna)    : 

Peserta didik dapat menjelaskan dan mengaitkan konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.

Joyfull (Menyenangkan)    : 

Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

💫ATP:

Pada tahap ini, peserta didik diarahkan untuk mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret. Peserta didik mulai dilatih untuk melihat keterkaitan dalam mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret dengan benda-benda yang bersinggungan dengan aktivitasnya sehari-hari. Tahap akhir menguji pemahaman peserta didik melalui studi kasus nyata atau refleksi terhadap fungsi mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.

💫Materi Matematika

Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
Mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.

Komposisi bilangan adalah kegiatan menyusun beberapa bilangan menjadi satu bilangan utuh.

Kita dapat memahami komposisi bilangan dengan menggunakan benda konkret, seperti kancing, stik es krim, balok, pensil, atau buah.

🧮 Contoh Komposisi Bilangan

1. Bilangan 5

  • 🍎🍎 + 🍎🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎
  • 2 + 3 = 5

Jadi, bilangan 5 dapat disusun dari 2 dan 3.

2. Bilangan 10

  • 🟡🟡🟡🟡 + 🟡🟡🟡🟡🟡🟡 = 10
  • 4 + 6 = 10

Jadi, bilangan 10 dapat disusun dari 4 dan 6.

3. Bilangan 15

  • ⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐ + ⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐ = 15
  • 7 + 8 = 15

Jadi, bilangan 15 dapat disusun dari 7 dan 8.

4. Bilangan 20

  • 🟦🟦🟦🟦🟦🟦🟦🟦🟦🟦 + 🟦🟦🟦🟦🟦🟦🟦🟦🟦🟦 = 20
  • 10 + 10 = 20

Jadi, bilangan 20 dapat disusun dari 10 dan 10.

✏️ Beberapa Contoh Komposisi Bilangan

BilanganDapat disusun menjadi
6     =1 + 5,  2 + 4,  3 + 3
8     =3 + 5,  4 + 4,  5 + 3
10   =5 + 5,  4 + 6,  7 + 3
12   =  5 + 7,  6 + 6,  8 + 4
15   =7 + 8,  10 + 5,  12 + 3
20   =10 + 10,  15 + 5,  12 + 8

💫Soal/ Post test

💫Kesimpulan
Komposisi bilangan berarti menyusun dua bilangan atau lebih menjadi sebuah bilangan utuh. Dengan menggunakan benda konkret, kita dapat menghitung dan melihat bahwa satu bilangan dapat dibentuk dari berbagai pasangan bilangan.

Maateri Ajar, Senin 7 September 2026 ( Mapel PKN)

 

💫IDENTITAS

Nama Guru: Langen Puspitawati, S. Pd

Mapel: Bahasa Indonesia

Hari/ Tanggal: Senin / 07 September 2026

Fase/Kelas: A/ 1

Materi: Menyebutkan nilai-nilai Pancasila sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) di lingkungan keluarga.

Pertemuan ke: 5

💫Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨


💫CP:

Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

💫TP:

Menyebutkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat menyebutkan contoh penerapan nilai sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) di lingkungan keluarga.

Meaningful (Bermakna)

Peserta didik dapat memahami dan mengaitkan contoh penerapan nilai sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) di lingkungan keluarga.

Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik dapat mempraktikkan kemampuan bertanya, menjawab, dan menanggapi komentar secara kreatif dan menyenangkan melalui kegiatan bermain peran, percakapan berpasangan, permainan kartu pertanyaan, cerita bergambar, atau diskusi interaktif tentang kehidupan sehari-hari.

💫ATP:

Peserta didik mampu menyebutkan contoh penerapan nilai sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) di lingkungan keluarga.

Model/Metode pembelajaran: Problem Based  Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Soal post test


💫Materi Pendidikan Pancasila

📖 A. Mengenal Sila Kelima Pancasila

Pancasila memiliki lima sila.

Sila kelima berbunyi:

“Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”

Lambang sila kelima adalah 🌾 padi dan kapas.

🌾 Padi melambangkan makanan dan kebutuhan hidup.

🌿 Kapas melambangkan pakaian dan kebutuhan hidup.

Sila kelima mengajarkan kita untuk bersikap adil kepada semua orang.


🏠 B. Apa Arti Keadilan?

Adil artinya memperlakukan orang dengan baik dan tidak pilih kasih.

Contohnya:

Berbagi makanan dengan saudara.

Mendapatkan giliran bermain.

Membantu anggota keluarga.

Tidak mengambil barang milik orang lain.

Melaksanakan tugas di rumah dengan baik.

Adil bukan berarti semua orang harus mendapatkan sesuatu yang sama persis. Adil berarti mendapatkan hak dan perlakuan yang sesuai.

👨‍👩‍👧‍👦 C. Contoh Sila Kelima di Lingkungan Keluarga

Kita dapat menerapkan sila kelima dalam kehidupan sehari-hari.

1. Berbagi dengan Saudara 🍎

Jika ibu memberikan buah kepada kita dan saudara, kita berbagi dengan adil.

2. Bergiliran Bermain 🧸

Jika hanya ada satu mainan, kita dapat bermain secara bergantian.

3. Membagi Tugas Rumah 🧹

Membersihkan rumah dapat dilakukan bersama-sama sesuai kemampuan.

Contohnya:

Kakak merapikan meja.

Adik merapikan mainan.

Ayah membantu membersihkan rumah.

Ibu menyiapkan makanan.

4. Tidak Pilih Kasih ❤️

Kita menyayangi semua anggota keluarga dan tidak membeda-bedakan saudara.

5. Menghargai Hak Anggota Keluarga 🌷

Kita tidak boleh mengambil barang milik saudara tanpa izin.

6. Membantu Anggota Keluarga 🤝

Jika ada anggota keluarga yang membutuhkan bantuan, kita membantu dengan ikhlas.


💫Evaluasi/Post Test

1. Sila kelima Pancasila berbunyi ....

A. Ketuhanan Yang Maha Esa

B. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

C. Persatuan Indonesia

2. Lambang sila kelima adalah ....

A. ⭐ Bintang

B. 🌳 Pohon beringin

C. 🌾 Padi dan kapas

3. Jika hanya ada satu mainan, sebaiknya kita ....

A. Berebut

B. Bermain bergantian

C. Menyembunyikannya

4. Contoh sikap adil di rumah adalah ....

A. Mau berbagi dengan saudara

B. Merebut makanan saudara

C. Tidak mau membantu

5. Jika ibu meminta kita membantu membersihkan rumah, sebaiknya kita ....

A. Membantu dengan senang hati

B. Marah

C. Pergi bermain

💫Kesimpulan

Sila kelima Pancasila berbunyi “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” dan memiliki lambang padi dan kapas. Sila kelima mengajarkan kita untuk bersikap adil, berbagi, bergiliran, membantu keluarga, menghargai hak orang lain, dan tidak pilih kasih. Kita dapat menerapkan nilai sila kelima mulai dari lingkungan keluarga.

Materi Ajar, Selasa (8 September 2026) Mapel PJOK

Gerak nonlokomotor Gerak nonlokomotor adalah gerakan tidak berpindah tempat  Contoh gerak non-lokomotor yang dapat dilakukan adalah: 1. Mene...

Template by:

Free Blog Templates